Langsung ke konten utama

Roti Isi Ragout Daging


Bahan
8 lembar roti tawar tanpa kulit, gilas adonan hingga tipis

Isi Ragout

2 sdm margarin
3 siung bawang merah, iris tipis
200 daging cincang
2 buah wortel, potong bentuk korek api
50 gr buncis, potong kecil-kecil
2 sdm tepung terigu
250 ml susu cair
1 batang daun bawang, iris tipis
1 sdt garam
½ sdt lada bubuk
1 sdt gula pasir

Bahan Panir
2 butir telur, kocok lepas
Tepung roti secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan margarin, tumis bawang merah hingga layu dan harum. Masukkan daging cincang, wortel, buncis dan daun bawang, tumis hingga setengah matang.
2. Masukkan terigu dan susu cair, aduk rata. Tambahkan garam, lada bubuk dan gula pasir, aduk hingga mengental dan matang. Angkat.
3. Ambil 1 buah roti tawar, isi bagian tengahnya dengan ragout lalu lipat menjadi bentuk segitiga. Beri olesan putih telur dibagian pinggir sisi-sinya agar roti tawar menempel.
4. Celupkan roti tawar kedalam kocokan telur ayam lalu balut dengan tepung roti sambil sedikit ditekan agar tepung roti menempel. Lakukan cara yang sama hingga bahan habis.
5. Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang. Goreng roti tawar hingga berwarna kuning kecoklatan. Angkat.
6. Sajikan roti tawar isi ragout dengan saus sambal.


Resep : Devi S. Lestari
Penguji Resep : Devi S. Lestari
Foodstylist : Devi S. Lestari
Fotografer : Pungky H.
Kamera : Canon EOS 7D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[MyFood] Pulau Dua Resto Jakarta

April, 28, 2014 Ada satu lagi yang unik di tengah Jakarta. Ada pulau di tengah danau alami dan pulau ini berupa satu restoran luas dengan konsep luar biasa. Danau alami??? yupp sebuah danau yang memang terbentuk secara alami karena terdapat mata air yang mengeluarkan limpahan air tawar yang kemudian terbendung sehingga nampaklah sebuah danau. hehehe penjelasannya agak maksa ya, tapi ini sungguhan loh.. Ditengah danau inilah berdiri sebuah resto legendaris yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1991 dan masih tetap eksis hingga saat ini. Pulau Dua Resto , begitulah namanya. Resto ini terletak di Jl. Gatot Subroto, Kompleks Taman Ria Senayan Jakarta Pusat, persis ada di sebelah gedung DPR MPR.  Sebuah papan nama berbahan dasar rangkaian besi serta berukuran cukup besar, berdiri kokoh tepat di sisi jalan raya dan pintu masuk resto ini. Didominasi dengan warna putih dan biru serta berisikan tulisan "Restoran Pulau Dua" lengkap dengan logo resto berupa dua ekor ikan ini ...

[MyFood] Brunch with AbraResto at Tapas Movida, Cipete

Minggu, 31 Agustus 2014 Hurayyy, hari ini saya menjadi salah satu foodie yang beruntung karena berkesempatan diundang ke acara Brunch with Abra Resto. Acara Brunch kali ini gelar di Resto yang khusus menyediakan menu khas Spanyol dengan rasa yang authentic. Tapas Movida, yupp acaranya digelar di resto yang terletak di Jl. Cipete Raya No. 66 Jakarta Selatan.  Terletak persis di seberang Sevel Cipete, resto ini terlihat cukup luas. Halamannya mampu menampung 3 hingga 4 mobil dan beberapa sepeda motor. Di depan resto kita sudah akan disambut oleh sebuah papan nama bergambar Banteng dengan tulisan TAPAS Movida. Okeh, mulai masuk ke area resto, terlihat susunan meja serta kursi yang didominasi bahan kayu. Terlihat juga bar yang cukup besar di sisi kanan dan jajaran botol-botol yang dipergunakan untuk tempat menaruh lilin (ini unikk banget) hehe. Makin masuk ke dalam, akan terlihat sebuah stage dengan background gambar sepasang penari yang menggunakan kostum ala Spanyol. P...

[My Food] Hong Tang - Central Park

15 Maret 2014 Hehe maaf udah lama banget ini ditumpuk dan gak di posting-posting, baru sekarang sempet nulis. hemm Awalnya gak sengaja liat Hong Tang yang di Central Park ini, karena niatnya memang cuma mau jalan-jalan sampe malam. Pas lewat area Tribeca liat store yang ramai banget, setelah di perhatikan ternyata ini Hong Tang. Langsung aja belok tanpa pikir panjang, tapi pastinya setelah minta persetujuan dari kedua lelaki saya ini, hehe. Storenya rame, padat dan penuh. Terlihat sangat kontras dengan resto dan cafe di sebelahnya yang sepi lenggang bahkan tanpa pengunjung. Dari luar saja sudah terlihat sangat crowded, dan memang benar saja kami tidak bisa langsung pilih tempat duduk karena harus masuk waiting list. Kurang lebih kami menunggu selama 15 menit, lumayan lama sih tapi karena penasaran ya tetep semangat dongg. :P Akhirnya kami di antar ke meja yang ada di area indoor. Tanpa menunggu lama, seorang waiters datang dan menyodorkan buku menu. Setelah li...