Langsung ke konten utama

Dinda Kirana, Onigiri Teman Makan Saat Syuting

Monday, 30 December 2013


Gadis cantik berdarah sunda ini memiliki nama lengkap Dinda Kirana Sukmawati atau biasa dikenal dengan sebutan Dinda Kirana. Di usia yang baru menginjak angka 18 tahun pada April lalu, Ia telah membintangi banyak judul sinetron maupun FTV. Wajah cantiknya sudah sering menghiasi layar kaca sejak Ia masih duduk di bangku kelas 4 SD.
Namanya semakin dikenal masyarakat setelah Ia membintangi sinetron berjudul Kepompong. Sinetron yang tayang di SCTV sekitar tahun 2008 silam ini memberikan peran kepada Dinda sebagai sosok Bebi bersama lawan mainnya Derby Romero dan Mikha Tambayong.
Saat ini Ia mengaku sedang disibukkan dengan kegiatan syuting stripping untuk sinetron barunya Diam-Diam Suka yang akan tayang 6 Januari 2014 di SCTV. Disinggung tentang kuliner favoritnya, putri kedua dari tiga bersaudara ini mengatakan Ia penggemar berat sushi dan makanan Jepang. “Aku suka semua makanan tapi kalau ditanya favoritnya ya aku suka banget sama makanan Jepang”.
Menurutnya pertama kali Ia mencoba sushi saat SMP, sejak saat itu Ia langsung jatuh cinta pada sushi dan makanan Jepang sejenisnya seperti onigiri. Ia tidak terlalu suka makan dengan nasi yang diberi lauk, tetapi kalau menu makannya berupa onigiri Ia bisa menghabiskan hingga dua kepal.
“Aku suka yang fillingnya Salmon mayonnaise, itu rasanya enak banget! Tapi varian lainnya aku juga suka.” Menurutnya saat jadwal syuting sedang padat biasanya Ia selalu menyempatkan diri untuk makan dengan menu yang simple dan gak repot tapi bisa memenuhi kebutuhan energinya.
Tambahnya, kalau makanan kayak onigiri itu kan makannya gak ribet, tinggal di pegang pakai tangan langsung di lahap pun bisa. Beda jika dibandingkan makan dengan nasi yang lauknya banyak. Repot pegang sendok garpunya, belum lagi pasti membutuhkan waktu yang lebih lama. “Sama-sama terdiri dari nasi dan lauk, tapi dengan penampilan yang beda bisa lebih praktis kan,” jawabnya sambil melempar senyum manis.
Karena tidak ada alergi ataupun pantangan terhadap makanan, jadi tidak ada faktor penghalang untuk menjalankan hobbynya berwisata kuliner kecuali program diet. “Hehe iya aku lagi diet tapi kadang suka bandel juga, lupa sama diet gara-gara ada jenis makanan baru atau ada makanan favorit aku”, ujarnya sambil terbahak.
Dalam pengalaman wisata kulinernya, ia tidak selalu mendapat kesan yang baik dari resto atau tempat makan yang ia sambangi. Pernah beberapa kali ia dikecewakan oleh restoran yang service dan hidangannya tidak sesuai dengan yang ditawarkan. Saat mengalami hal semacam itu, ia mengaku tidak mau repot dan tidak mau ambil pusing dengan melakukan complaint pada pihak restoran. Hanya untuk pengalaman dan berusaha tidak memasukkan resto tersebut ke dalam list rekomendasinya.
Meskipun hobby sekali mencoba beragam jenis makanan, Ia mengaku tidak terlalu memikirkan naiknya berat badan yang drastis. Karena disamping kesukaannya melahap berbagai jenis makanan, Ia selalu menyempatkan diri untuk berolahraga. “Setiap mau tidur Aku selalu melakukan senam pilates, maksudnya ya biar ada kalori yang terbakar dan gak numpuk jadi lemak, hehe” ujar gadis yang memiliki banyak koleksi kaset senam ini.
Selain sibuk akting, Dinda pun memiliki bakat menyanyi yang juga sudah terlihat sejak ia masih kecil. Bakatnya tersebut dibuktikan dengan telah dikeluarkannya mini album yang berisi lagu Saranghae, Hari Yang Cerah dan Malu Mengaku Cinta ini.
Kualitas aktingnya pun telah dapat di nilai baik oleh masyarakat, kerena Ia berhasil menyabet beberapa penghargaan yang pollingnya ditentukan berdasarkan pilihan pemirsa. Diantaranya adalah FTV Awards 2011 sebagai Pemenang Pemeran Pembantu Wanita Terfavorit dan SCTV Awards 2013 sebagai Pemenang Nominasi Aktris Utama Paling Ngetop. Devi S. Lestari




Location : Lokasi Syuting Diam-Diam Suka, Graha Cinere Depok
Model : Dinda Kirana
Fotografer : Pungky H
Camera : Canon EOS-1D Mark II

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[MyFood] Pulau Dua Resto Jakarta

April, 28, 2014 Ada satu lagi yang unik di tengah Jakarta. Ada pulau di tengah danau alami dan pulau ini berupa satu restoran luas dengan konsep luar biasa. Danau alami??? yupp sebuah danau yang memang terbentuk secara alami karena terdapat mata air yang mengeluarkan limpahan air tawar yang kemudian terbendung sehingga nampaklah sebuah danau. hehehe penjelasannya agak maksa ya, tapi ini sungguhan loh.. Ditengah danau inilah berdiri sebuah resto legendaris yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1991 dan masih tetap eksis hingga saat ini. Pulau Dua Resto , begitulah namanya. Resto ini terletak di Jl. Gatot Subroto, Kompleks Taman Ria Senayan Jakarta Pusat, persis ada di sebelah gedung DPR MPR.  Sebuah papan nama berbahan dasar rangkaian besi serta berukuran cukup besar, berdiri kokoh tepat di sisi jalan raya dan pintu masuk resto ini. Didominasi dengan warna putih dan biru serta berisikan tulisan "Restoran Pulau Dua" lengkap dengan logo resto berupa dua ekor ikan ini ...

[MyFood] Brunch with AbraResto at Tapas Movida, Cipete

Minggu, 31 Agustus 2014 Hurayyy, hari ini saya menjadi salah satu foodie yang beruntung karena berkesempatan diundang ke acara Brunch with Abra Resto. Acara Brunch kali ini gelar di Resto yang khusus menyediakan menu khas Spanyol dengan rasa yang authentic. Tapas Movida, yupp acaranya digelar di resto yang terletak di Jl. Cipete Raya No. 66 Jakarta Selatan.  Terletak persis di seberang Sevel Cipete, resto ini terlihat cukup luas. Halamannya mampu menampung 3 hingga 4 mobil dan beberapa sepeda motor. Di depan resto kita sudah akan disambut oleh sebuah papan nama bergambar Banteng dengan tulisan TAPAS Movida. Okeh, mulai masuk ke area resto, terlihat susunan meja serta kursi yang didominasi bahan kayu. Terlihat juga bar yang cukup besar di sisi kanan dan jajaran botol-botol yang dipergunakan untuk tempat menaruh lilin (ini unikk banget) hehe. Makin masuk ke dalam, akan terlihat sebuah stage dengan background gambar sepasang penari yang menggunakan kostum ala Spanyol. P...

[My Food] Hong Tang - Central Park

15 Maret 2014 Hehe maaf udah lama banget ini ditumpuk dan gak di posting-posting, baru sekarang sempet nulis. hemm Awalnya gak sengaja liat Hong Tang yang di Central Park ini, karena niatnya memang cuma mau jalan-jalan sampe malam. Pas lewat area Tribeca liat store yang ramai banget, setelah di perhatikan ternyata ini Hong Tang. Langsung aja belok tanpa pikir panjang, tapi pastinya setelah minta persetujuan dari kedua lelaki saya ini, hehe. Storenya rame, padat dan penuh. Terlihat sangat kontras dengan resto dan cafe di sebelahnya yang sepi lenggang bahkan tanpa pengunjung. Dari luar saja sudah terlihat sangat crowded, dan memang benar saja kami tidak bisa langsung pilih tempat duduk karena harus masuk waiting list. Kurang lebih kami menunggu selama 15 menit, lumayan lama sih tapi karena penasaran ya tetep semangat dongg. :P Akhirnya kami di antar ke meja yang ada di area indoor. Tanpa menunggu lama, seorang waiters datang dan menyodorkan buku menu. Setelah li...